Shalom,
Om Swastyastu,
Namo Buddhaya,
Salam Kebajikan.
Nama : Gusti Putu Wulandari
Kelas : X MIA 1
Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Islam
Guru Pembimbing : Rizka Susilawati, M.Pd
Asal Sekolah : SMAN 1 Kabupaten Tangerang
Hari/Tanggal : Rabu, 30 Oktober 2019
[][][]
Halo semua!
Pada kesempatan kali ini, saya akan memberi sedikit informasi mengenai “Makna Busana Muslim/Muslimah”. Kira-kira, apa maknanya, ya?
Seperti yang kita ketahui, nih, tren berbusana muslim di kalangan perempuan muslim Indonesia beberapa tahun terakhir ini merupakan fenomena yang kurang mengenakkan. Dari bepergian menggunakan rok pendek, tidak menggunakan jilbab, dan sebagainya. Mengapa demikian? Karena kebanyakan orang di Indonesia mengikuti tren, zaman, dan gaya-gaya orang yang menurutnya rupawan. Tentu hal ini sangat berbeda dengan kondisi sebelumnya di mana semangat perempuan Indonesia untuk mengenakan jilbab juga menutupi aurat hampir dapat dijumpai di semua area publik. Fenomena ini merupakan salah satu dampak negatif media yang memberikan gambaran atau informasi tentang para public figure akan hal busana yang terkadang tidak menutupi aurat.
Omong-omong, apa sih aurat itu? Busana apa, ya, yang seharusnya dikenakan oleh umat muslim? Ayo disimak!
A. Aurat
Menurut bahasa, aurat berarti malu, aib, dan buruk. Kata aurat berasal dari dari kata awira yang artinya hilang perasaan. Jika digunakan untuk mata, berarti hilang cahayanya dan lenyap pandangannya. Pada umumnya, kata ini memiliki arti seperti yang tidak baik dipandang, memalukan, dan mengecewakan. Menurut istilah dalam hukum Islam, aurat adalah batas minimal dari bagian tubuh yang wajib ditutupi atas perintah Allah Swt.
B. Busana Muslim/Muslimah
Busana atau pakaian adalah barang yang dipakai manusia (baju, celana, dan sebagainya). Busana muslim adalah pakaian atau busana yang dipakai semua umat Islam baik itu laki-laki (muslim) maupun perempuan (muslimah) dalam aktivitas sehari-hari. Busana muslim bertujuan untuk menutup aurat penggunanya yang tidak boleh dilihat oleh orang lain yang bukan mahramnya. Pakaian perempuan yang beragama Islam disebut busana muslimah. Jika dikaitkan dengan makna aurat, busana muslimah dapat diartikan sebagai pakaian wanita Islam yang dapat menutup aurat yang diwajibkan agama untuk menutupinya, guna kemaslahatan dan kebaikan wanita itu sendiri serta masyarakat di mana dia berada.
Salah satu busana perempuan untuk menutupi aurat adalah jilbab. Apa, sih, jilbab itu?
Secara etimologi, jilbab adalah sebuah pakaian yang longgar untuk menutup seluruh tubuh perempuan kecuali muka dan kedua telapak tangan. Dalam bahasa Arab, jilbab dikenal dengan istilah khimar, dan dalam bahasa Inggris, jilbab dikenal dengan istilah veil. Selain kata jilbab untuk menutup bagian dada hingga kepala wanita untuk menutup aurat perempuan, dikenal pula istilah kerudung, hijab, dan sebagainya.
C. Hadis Tentang Busana Muslim/Muslimah
Allah Ta’ala berfirman:
يَا بَنِي آدَمَ قَدْ أَنْزَلْنَا عَلَيْكُمْ لِبَاسًا يُوَارِي سَوْآتِكُمْ
وَرِيشًا
Artinya:
“Hai anak Adam, sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu pakaian untuk menutup auratmu dan pakaian indah untuk perhiasan.” (QS. Al A’raf: 32)
D. Adab Berpakaian
- Gunakan pakaian yang halal
- Tidak menyerupai lawan jenis
- Memulai dari sebelah kanan
- Bukan merupakan pakaian ketenaran
- Doa memakai pakaian
Ketika memakai pakaian, hendaknya membaca doa berikut:
الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِى
كَسَانِى هَذَا الثَّوْبَ وَرَزَقَنِيهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنِّى وَلاَ قُوَّةٍ
Artinya:
“Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya tanpa daya dan kekuatan dariku.” (HR. Abu Daud no. 4023. Dihasankan Al Albani dalam Shahih Abi Daud)
Pada intinya, menutup aurat itu merupakan kewajiban. Aurat laki-laki hanyalah dari pusar hingga lutut, sedangkan aurat perempuan itu seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Karena aurat tersebut, perempuan diwajibkan menggunakan jilbab.
Teman-teman, sekarang kita sudah tahu, nih, bahwa menutup aurat itu adalah sebuah kewajiban dan merupakan hal yang penting. Bagi yang perempuan, jangan, deh, keluar rumah hanya mengenakan celana pendek atau rok pendek dan tidak mengenakan jilbab. Sehelai rambut saja terlihat oleh laki-laki yang bukan mahram, maka dosa akan bertambah. Selain menutupi aurat, jagalah jarak dan pandangan dengan yang bukan mahram.
Mulai hari ini, ayo tutup aurat kita di mana pun kita berada dengan cara berpakaian sopan untuk yang non-muslim dan berpakaian muslim tanpa memperlihatkan aurat bagi yang muslim.
Cukup sekian informasi mengenai “Makna Busana Muslim/Muslimah” yang saya sampaikan. Kurang lebihnya mohon dimaafkan, ya. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi saya, kalian, dan orang banyak. Sekian dari saya dan terima kasih!
Wassalammualaikum Wr. Wb.
Salam sejahtera!



Bagus. Rapi juga, lanjutkan kawan
BalasHapusuWu. Makasiii
HapusSingkat, padat, dan jelas. Bahan pembelajaran ku 😂
BalasHapusWidiw, kita sama :)
HapusUwuwu sangatt bermanfaat,terimakasih👍
BalasHapusTerima kasih kembaliii
HapusBaguussss👍👍
BalasHapusMakasiih gaan
HapusBagus banget makasih hulan
BalasHapusTerima kasih kembali uwaw
HapusMantappp gannn
BalasHapusSiap uwaw. Makasih gan
HapusMantap slurrr ...
BalasHapusMantoel euy. Makasih gan ....
HapusMantapu jiwa
BalasHapusWadidaw jiwaaa
HapusAduduhhh bagus bangettt😍
BalasHapusMakasih gaeees
Hapusmantap lanwu
BalasHapusMantoel MahRa
Hapusmantap lanwu
BalasHapusTjakep, syekaleh,uwuu oee hiya hiya kontet
BalasHapusUwU makasii
HapusMantooooeeellll aye ayee
BalasHapusDdududdudu uwuu. Mantap
HapusMantooooeeellll aye ayee
BalasHapusSiap!
BalasHapusSiap, 86!
HapusMantap bosqu
BalasHapusSiap bosq
Hapus